Panduan Menyanyi

Kamis, 04 Februari 2016

Dalam bernyanyi sebaiknya kita perlu mengetahui hal-hal dalam bernyanyi, diantaranya adalah :

1. Pengetahuan tentang nada atau paham dengan nada
Pengetahuan tentang nada merupakan indikator yang penting bagi siswa yang akan melakukan pembelajaran bernyanyi, terutama untuk mengetahui wilayah nada atau rentang nada yang dimiliki. Dengan mengetahui wilayah nada, maka seseorang dapat menentukan dimana nada dasar yang cocok dalam membawakan sebuah lagu.

2. Memahami tempo atau ketukan lagu
Dalam hal ini seorang yang akan bernyanyi apabila tidak paham dan tidak dapat mengikuti tempo serta ketukan lagu yang akan dinyanyikan otomatis tidak akan terjadi harmonisasi antara si penyanyi dengan musiknya.

3. Pendengaran yang baik
Indera pendengaran yaitu telinga sangat berpengaruh terhadap seseorang yang akan bernyanyi, karena apabila seseorang tersebut memiliki pendengaran yang kurang bagus otomatis lagu yang akan dinyanyikan pun akan terdengar tidak bagus disebabkan penyanyi tidak dapat mengikuti tempo dan mengetahui nada dari suatu lagu tersebut.
Latihan pendengaran bertujuan untuk menimbulkan kepekaan pendengaran penyanyi terhadap pitch nada yang berasal dari sebuah alat musik yang standar.

4. Memahami pitch yang tepat
Pitch adalah tingkat ketinggian nada yang sesuai dengan patokan tinggi rendah nada yang sudah baku atau standar. Maka pitch nada yang standar biasanya terdapat pada alat musik yang sudah memiliki nada-nada yang absolut (tone yang tak berubah-ubah).
Suatu lagu yang dinyanyikan atau dimainkan dengan intonasi yang tepat, artinya nada-nada yang dibunyikan dengan pitch yang tepat. Bunyi nada yang tepat akan menghasilkan suara yang jernih, nyaring serta enak didengar.

5. Memahami pernapasan dalam bernyanyi
Pernapasan dalam bernyanyi berbeda dengan pernapasan untuk keperluan berbicara sehari-hari. Karena pernapasan untuk keperluan bernyanyi harus dipikirkan sesuai kebutuhan bernyanyi dengan volume udara yang dihirup.

Selain itu pernapasan dalam bernyanyi dilakukan dengan menghirup udara sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya kemudian berhenti sejenak setelah itu dikeluarkan perlahan-lahan dan hemat.
Di dalam bernyanyi kita perlu melakukan persiapan sebelum bernyanyi diantaranya adalah sebagai berikut :
a) Sebelum bernyanyi terlebih dahulu kita memperhatikan posisi dalam bernyanyi, yaitu posisi yang bagus adalah dengan berdiri tegak.
b) Melakukan latihan-latihan yang bertujuan untuk pembentukan suara dan melatih keluwesan pita suara.
Latihan 1
Do = C, Cis, D, Dis, E, F, Fis, G
1 2 3 4 5 4 3 2 1 2 3 4 5 4 3 2
Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na
Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma Ma
1 . 0 0
Na Na Na Na
Ma Ma Ma Ma
Latihan 2
Do = C, B, Bes, A, As, G
5 4 3 2 1 2 3 4 5 4 3 2 1 2 3 4
No No No No No No No No No No No No No No No No
Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo Yo
5 . 0 0
No No No No
Yo Yo Yo Yo
Latihan 3
Do = C, Cis, D, Dis
1 3 2 4 3 5 4 2 1 . 0 0
Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi Mi
Latihan 4
Do = G, A, B, C, D
1 0 3 0 5 0 1 0 5 0 3 0 1 0 3 0 5 0
Na Na Na Na Na Na Na Na Na
1 0 5 0 3 0 1 . 0
Na Na Na Na

Selain itu ada juga beberapa hal yang harus diperhatikan sewaktu kita bernyanyi yang tujuannya agar dalam bernyanyi akan didapatkan suara yang baik dan bagus.
a. Bernyanyi dapat dilakukan sambil duduk atau berdiri. Namun untuk mencapai keleluasaan bergerak, maka sebaiknya bernyanyi dilakukan dalam keadaan berdiri.
b. Baik dalam keadaan berdiri maupun duduk, posisi badan harus tetap tegak dengan memperhatikan posisi tulang punggung.
c. Pada saat bernyanyi, kepala hendaknya direndahkan sedikit kearah muka. Dengan demikian urat-urat leher tidak akan menjadi tegang saat bernyanyi.
d. Pada saat bernyanyi mesti diperhatikan tata gerakan tubuh yang tidak berlebihan. Untuk menyalurkan berat badan agar seimbang hendaknya kedua belah kaki sedikit agak direngganggakan satu sama lainnya.
e. Lakukanlah bernyanyi dalam keadaan santai dengan cara membuang semua beban yang tidak perlu, baik beban yang bersifat jasmani (lesu, lelah, lapar, dan lain sebagainya) maupun beban yang bersifat rohani (takut, tegang dan lain sebagainya).